Tampilkan postingan dengan label siliran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label siliran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juli 2019

Jalan Sehat Warga Siliran - Juli 2019

Minggu, 28 Juli 2019 Kamung Siliran kembali menyelenggarakan Jalan Sehat Warga Siliran. Turut hadir dan membersamai warga Bp. S. Widada selaku camat Kraton dalam serangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan jalan sehat dibuka oleh Bp. Camat dengan Rute : Siliran Lor - Madyosuro - Gamelan Lor - Pesindenan - Suryoputran - Magangan Wetan - Sompilan - Ngasem - Komplek Taman Sari - Kampung Taman - Ngadisuyan - Alun-alun Selatan - Gading- Naik Beteng Baluwurti gading - Bastion pojok beteng wetan - Madyosuro - Siliran Lor. jalan sehat diikuti sebagian besar warga siliran kurang lebih 100 warga dari semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. Kegiatan juga dilengkapi dengan ramah tamah makan bersama dan dimeriahkan dengan doorprice. selain doorprice juga dimeriakan dengan outbond bersama trainer dari Desa Pulesari dengan kemasan kebersamaan dan kekeluargaan untuk lebih mendekatkan sesama warga.

Minggu, 13 Januari 2019

Pasar Bocah Siliran Ekspresi kegiatan positif untuk anak

SILIRAN - Minggu (13/01/2019) Setelah berhasil mengawali kegiatan pasar bocah pada tahun-tahun sebelumnya, Pasar Bocah kembali dihadirkan dengan jangkauan wilayah peserta yang lebih luas. Event tersebut diselenggarakan Oleh PAUD Tiara Siwi IV bersama muda-mudi Siliran bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 13 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tiara Siwi IV Siliran berlangsung dari pukul 10.00 - 15.00 WIB bertempat di nDalem Suryoguritnan Jl. Siliran Lor Yogyakarta. Dalam kegiatan tersebut disajikan para pedagang anak-anak yang berjualan beraneka produk mulai dari hasil karya sendiri, barang pantas pakai, makanan, minuman dan pernak penik lainnya. Selain kegiatan jual beli juga dalam acara tersebut juga disemarakkan dengan Pentas Seni Anak, Bioskop Anak dan Lomba Gerak Lagu anatar PAUD se Kelurahan Panembahan "Baby Shark". Turut hadir Bapak S. Widodo selaku Camat Kraton beserta istri yang tidak ingin ketinggalan dan selalu menyempatkan dalam setiap kegiatan kewilayahan ikut memeriahkan acara tersebut sebagai pembeli dalam pasar bocah tersebut. Kegiatan Pasar Bocah merupakan bentuk ekspresi kegiatan sebagai sarana edukasi bagi anak-anak agar menjadi lebih kreatif, inovatif dan mandiri. Selain itu "kegiatan pasar bocah juga bertujuan untuk membentuk karakter, karena kegiatan jual-beli juga bentuk kegiatan yang berbudaya," tandas Fery selaku pembimbing Laskar Bocah Siliran. “Pemerintah Kecamatan Kraton dan Kelurahan Panembahan sangat mendukung kegiatan yang sangat luar biasa yaitu Pasar Bocah. Kegiatan yang bertujuan mengakrabkan anak-anak kita dan mensosialisasikan anak-anak kepada kehidupan di lingkungan masyarakatan khususnya pada kegiatan jual beli. Bentuk upaya dari orang tua dalam mengedukasi kegunaan uang atau pengganti uang, serta keragaman yang ada di lingkungan ini,”tutur Widodo saat penutupan kegiatan Pasar Bocah #3 2019.  Kegiatan ini rencananya akan lebih digiatkan lagi mengingat perkembangan jaman sudah mulai beralih menjadi jaman serba instant.

Senin, 01 Oktober 2018

Dimas Diajeng Jogja Angkat Keunikan Kampung Siliran


SILIRAN - Sowan siliran adalah Rangkaian kedua dari acara hari pariwisata sedunia yang sebelumnya dilaksanakan di Bantul. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 24 september 2018 dan di laksanakan di kampung Siliran, Panembahan kraton, Kota yogyakarta.

Siliran adalah dulunya tempat abdi dalem yang betugas untuk mematikan dan menghidupkan lampu dengan meniup lampu yang dulu masih menggunakan sentir atau api lentera, dari cara meniup lampu tersebut lalu kampung ini dinamakan siliran karena meniup identik dengan sejuk yang di bahasa jawakan dengan silir.

Dimas diajeng yogyakarta 2018 mengangkat keunikan dari kampung siliran yaitu Jemparing Jemparing adalah tradisi budaya asli dari keraton yang hingga saat ini kurang di kenali dan akan di angkat kembali oleh para dimas diajeng agar tradisi Jemparing dapat dikenal dan dapat tersebar luas.
Jemparing adalah seni memanah tradisional dari tradisi budaya kraton dengan menggunakan alat panah tradisional tanpa menggunakan alat modern. Keunikan dari jemparing ini memanah bukan hanya membidik namun menggunakan hati, perasaan. Pemanah saat mengikuti jemparingan harus menggunakan baju jawa, serti sorjan, kebaya, jarik, keris dan minimal menggunakan blangkon. 
"Keunikan jemparingan inilah yang perlu di kembangkan sehingga menarik minat wisatawan saat liburan di Yogyakarta," ujar salah satu panitia kepada KRjogja.com.

Acara sowan siliran adalah rangkaian acara hari pariwisata sedunia yang dilaksanakan di 4 kabupaten dan 1 kota mulai tanggal 23 september 2018. Di Bantul mengangkat mainan tradisional yang hampir punah, selanjutnya di siliran mengangkat tentang jemparingan. Selanjutnya di GunungKidul mengangkat tentang makanan yang hampir punah, di sleman mengangkat kerajinan dari sampah dan terakhir di kulon progo mengangkat pengolahan teh rempah. (*)


Sumber : https://krjogja.com/web/news/read/78960/Dimas_Diajeng_Jogja_Angkat_Keunikan_Kampung_Siliran

Kamis, 20 September 2018

Sowan Siliran #1

[Sowan Siliran #1]
Sejak jaman dahulu, budaya olahraga panahan dari kraton dan kerabat kraton, yaitu  Jemparingan, sangat melegenda bahkan beberapa masih bisa dijumpai hingga saat ini, salah satunya di Kampung Siliran. Ingin merasakan pengalaman baru merasakan Tradisi panahan tradisional “jemparingan” yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta?

Finalis Dimas Diajeng Provinsi DIY mempersembahkan salah satu rangkaian field program pemilihan Dimas Diajeng Jogja dengan acara - Sowan Siliran #1 “Susur Busur Jemparingan” - pada:
📆 : Senin, 24 September 2018
⏰ : 14.30 WIB - selesai
📍: Kampung Siliran, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta
Acara ini GRATIS tidak dipungut biaya,
Salam Budaya!

Minggu, 07 Januari 2018

Kunjungan Pemerintah Desa Geneng Jepara

SILIRAN (6/1) - RW 04 Siliran menerima kunjungan dari Pemerintah Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara. Sebelumnya Pemerintah Desa Geneng melayngkan surat permohonan Ijin Kunjungan dalam rangka mengenal lebih dalam tentang "Pemberdayaan Masyarakat Desa" di RW 04 Siliran. Rombongan dengan menggunakan Bus Mikro dipimpin langsung oleh Petinggi Geneng Bp. Dwi Bambang Hermawan, S.kom  dan diterima oleh ketua RW 04 Siliran Ibu Irni Septiani, SE beserta jajaran pengurus RW serta pengelola pemberdayaan masyarakat di wilayah RW 04 Siliran meliputi ; PKK, PAUD, Lansia, Rumah Budaya Siliran (RBS) dan Jemparingan Siliran.
 
Beberapa peserta rombongan juga berkesempatan untuk menjajal Jemparingan dengan antusias. Jemparingan merupakan seni budaya panahan tradisional gaya mataraman yang juga tumbuh dan diprakarsai para pemuda dam masyarakat di wilayah Kampung Siliran Yogyakarta.

Pengunjung